Banyak peserta yang merasa kesulitan menaklukkan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) karena soal-soalnya sekarang menggunakan tipe penalaran tinggi atau HOTS (Higher Order Thinking Skills). Kamu nggak bisa lagi cuma modal hafal sejarah, tapi harus paham implementasinya di kehidupan sehari-hari.
Nah, biar persiapan kamu makin matang, kali ini aku sudah merangkum kompilasi 80 Soal TWK CPNS 2026 beserta pembahasannya. Latihan soal ini dibagi rata ke dalam 8 tema materi pokok yang paling sering keluar di ujian. Yuk, siapkan catatan kamu dan mari kita bedah satu per satu!
Materi TWK CPNS 2026
Sebelum menjawab latihan soal, kamu bisa membaca pembahasan materi TWK CPNS 2026 yang sering keluar di bawah:
- Implementasi Pancasila
- Implementasi UUD 1945
- Nasionalisme
- Pilar NKRI
- Integritas
- Bela Negara
- Gagasan Utama
- Kalimat Efektif
Latihan Soal TWK CPNS 2026 dan Pembahasannya
Soal 1 Di era digital, sering beredar pesan berantai (broadcast) yang berisi ujaran kebencian dan merendahkan kepercayaan agama tertentu dengan tujuan memancing emosi masyarakat. Budi, seorang mahasiswa, menerima pesan tersebut di grup kelasnya. Alih-alih terpancing emosi atau ikut menyebarkannya, Budi memberikan penjelasan yang menyejukkan dan mengajak teman-temannya untuk mengabaikan pesan provokatif tersebut. Tindakan Budi merupakan cerminan pengamalan Pancasila, khususnya pada nilai…
A. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama antar pemeluk agama.
B. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan persamaan derajat.
C. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
D. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.
E. Menghormati hak orang lain dalam kehidupan bermasyarakat agar tercipta keadilan.
Pembahasan: C Kasus di atas berkaitan erat dengan provokasi sentimen agama yang bertujuan merusak toleransi. Sikap Budi yang menenangkan dan mencegah perpecahan agama di grupnya adalah bentuk nyata dari upaya “Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan YME” (Butir Sila ke-1).
Soal 2 Sebagai seorang pimpinan divisi, Pak Anton mendapati bahwa salah satu staf barunya yang merupakan penyandang disabilitas sering dikucilkan dan dijadikan bahan candaan oleh staf senior. Pak Anton langsung mengambil tindakan tegas dengan memberikan sanksi kepada staf senior tersebut dan membuat aturan wajib tentang lingkungan kerja yang inklusif. Sikap tegas Pak Anton sangat sejalan dengan butir pengamalan sila kedua, yaitu…
A. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia di lingkungan kerja.
B. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
C. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban sebagai seorang pimpinan.
D. Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat mandiri.
E. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa di ranah profesional.
Pembahasan: B Perundungan (bullying) atau diskriminasi terhadap penyandang disabilitas adalah bentuk perlakuan sewenang-wenang yang merendahkan harkat martabat manusia. Tindakan Pak Anton yang menindak tegas pelaku adalah perwujudan nilai Sila ke-2: “Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain”. (Opsi C dan D adalah Sila ke-5, Opsi E adalah Sila ke-3).
Soal 3 Belakangan ini fenomena flexing atau pamer kekayaan di media sosial marak dilakukan oleh oknum keluarga pejabat publik. Di saat masyarakat di daerahnya masih banyak yang kesulitan ekonomi, tindakan pamer kemewahan ini jelas mencederai perasaan publik. Berdasarkan butir pengamalan sila kelima, tindakan keluarga pejabat tersebut sangat bertentangan dengan nilai…
A. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain di ruang publik.
B. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
C. Suka bekerja keras untuk mencapai kemajuan bersama dalam bermasyarakat.
D. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama tanpa memandang kasta sosial.
E. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
Pembahasan: B Fenomena flexing (pamer kekayaan dan kemewahan) berakar dari gaya hidup konsumtif. Dalam Pancasila, keadilan sosial menuntut kita untuk menahan diri dari sikap pamer di tengah kesenjangan sosial. Hal ini diatur tegas dalam butir Sila ke-5: “Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah”.
Soal 4 Dalam sebuah rapat penentuan jadwal siskamling tingkat RT, Pak RT secara sepihak langsung menetapkan jadwal tanpa meminta pendapat warga, dengan dalih agar rapat cepat selesai dan efisien. Keputusan ini menuai protes karena banyak warga yang bekerja pada shift malam sehingga tidak bisa mengikuti jadwal tersebut. Tindakan Pak RT tersebut menyimpang dari pengamalan sila keempat, khususnya pada nilai…
A. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai hati nurani yang luhur.
B. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
C. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
D. Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
E. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan permusyawaratan.
Pembahasan: C Pemimpin yang mengambil keputusan secara sepihak (otoriter) dalam forum musyawarah tanpa mendengarkan aspirasi anggotanya merupakan bentuk pemaksaan kehendak. Hal ini melanggar butir Sila ke-4: “Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain”.
Soal 5 Dokter Tirta adalah seorang peneliti biomedis yang sukses menemukan formula obat inovatif. Ia mendapat tawaran ratusan miliar rupiah dari perusahaan farmasi asing untuk hak paten eksklusif obat tersebut. Namun, demi menekan angka penyebaran penyakit di negaranya, ia menolak tawaran tersebut dan menyerahkan formulanya kepada pemerintah agar bisa diproduksi murah untuk rakyat Indonesia. Pengorbanan Dokter Tirta merupakan manifestasi dari sila ketiga, dengan butir pengamalan…
A. Rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
B. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
C. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
D. Mengembangkan sikap hormat menghormati antar warga negara.
E. Suka bekerja keras untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.
Pembahasan: A Menolak keuntungan finansial pribadi (ratusan miliar) demi menyelamatkan nyawa rakyat di negaranya adalah bentuk pengorbanan tingkat tinggi. Ini adalah wujud nyata dari Sila ke-3: “Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan”. (Opsi E sangat mengecoh, namun itu merupakan butir Sila ke-5).
Soal 6 Menurut teori yang dikemukakan oleh Prof. Dr. Notonegoro, proses terbentuknya Pancasila melalui empat kausalitas (asal mula). Saat para pendiri bangsa di sidang BPUPKI dan PPKI berdebat, merumuskan, dan membahas susunan Pancasila dengan niat yang jelas agar nantinya bisa dijadikan sebagai dasar negara Republik Indonesia yang sah, proses penetapan arah ini merujuk pada asal mula…
A. Causa Materialis
B. Causa Formalis
C. Causa Efisien
D. Causa Finalis
E. Causa Normatif
Pembahasan: D Causa Finalis berarti asal mula tujuan. Sesuai dengan teori Notonegoro, tujuan dari perumusan dan pembahasan Pancasila oleh para pendiri bangsa adalah untuk menjadikannya (tujuan akhirnya) sebagai dasar negara Indonesia yang sah.
Soal 7 Pemerintah kota baru saja meresmikan fasilitas transportasi umum (MRT) yang modern dan nyaman. Namun, belum genap sebulan, beberapa oknum penumpang tidak bertanggung jawab mencoret-coret kursi kereta dan merusak pintu otomatis di dalam gerbong. Tindakan vandalisme yang merusak fasilitas publik ini sangat bertentangan dengan pengamalan Pancasila, utamanya sila…
A. Pertama
B. Kedua
C. Ketiga
D. Keempat
E. Kelima
Pembahasan: E Fasilitas publik seperti MRT dibangun menggunakan uang rakyat untuk kepentingan bersama. Merusak fasilitas umum melanggar butir Sila ke-5, yaitu “Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum” serta menciderai keseimbangan antara hak dan kewajiban sosial.
Soal 8 Pancasila dikenal sebagai ideologi terbuka yang dinamis. Di era globalisasi, banyak nilai-nilai ideologi asing, sistem ekonomi kapitalis, dan budaya pop yang masuk ke Indonesia secara masif melalui internet. Sebagai ideologi terbuka, sikap yang paling sesuai dengan prinsip Pancasila dalam menghadapi fenomena tersebut adalah…
A. Menolak secara mutlak semua budaya dan teknologi asing agar kemurnian Pancasila terjaga dari infiltrasi asing.
B. Menerima seluruh kebudayaan asing sebagai bentuk keluwesan dan penyesuaian diri terhadap kemajuan zaman.
C. Menyaring (memfilter) nilai-nilai baru yang masuk, menyerap esensi yang membawa kemajuan selama tidak bertentangan dengan nilai dasar Pancasila.
D. Mengubah nilai-nilai dasar Pancasila secara berkala agar lebih relevan dengan tuntutan masyarakat internasional modern.
E. Menutup akses internet masyarakat dan melakukan sensor ketat layaknya negara dengan ideologi tertutup.
Pembahasan: C Ideologi terbuka (fleksibel) bukan berarti bebas tanpa batas (kompromi nilai dasar), bukan juga menolak segala perubahan. Pancasila mampu beradaptasi dengan menyerap nilai positif dari luar (seperti teknologi dan etos kerja) asalkan nilai-nilai instrumental dan praksisnya tidak menyimpang dari 5 nilai dasarnya.
Soal 9 Saat terjadi musibah tanah longsor di sebuah daerah pelosok, ratusan relawan dari berbagai organisasi, perguruan tinggi, dan penjuru tanah air datang membawa bantuan logistik. Para relawan ini bergerak secara spontan karena rasa iba dan simpati melihat penderitaan para korban tanpa memandang asal-usul suku, ras, atau agama mereka. Gerakan kerelawanan ini merupakan wujud pengamalan Pancasila, khususnya sila…
A. Pertama
B. Kedua
C. Ketiga
D. Keempat
E. Kelima
Pembahasan: B Tindakan menolong korban bencana alam yang didorong oleh rasa empati, simpati, kasih sayang, dan panggilan kemanusiaan (tanpa melihat latar belakang korban) adalah inti dari Sila ke-2: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab (butir: Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan).
Soal 10 Dalam pembentukan sebuah undang-undang baru terkait ketenagakerjaan, Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan beberapa pasal di dalamnya karena dinilai sangat mengeksploitasi hak-hak pekerja dan bertentangan dengan asas keadilan sosial. Keputusan MK yang membatalkan produk hukum karena tidak sejalan dengan nilai kemanusiaan dan keadilan ini merupakan bukti penegasan dari kedudukan Pancasila sebagai…
A. Perjanjian luhur bangsa Indonesia
B. Kepribadian bangsa Indonesia
C. Sumber dari segala sumber hukum negara
D. Paradigma pembangunan nasional
E. Pandangan hidup (way of life) bangsa
Pembahasan: C Pancasila sebagai “Sumber dari segala sumber hukum” berarti bahwa seluruh peraturan perundang-undangan (termasuk UU ketenagakerjaan) yang berlaku di Indonesia tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Jika bertentangan, maka hukum tersebut harus dibatalkan.
Soal 11 Pemerintah Republik Indonesia secara konsisten selalu menyuarakan dukungannya terhadap kemerdekaan bangsa Palestina di berbagai forum internasional seperti Sidang Umum PBB, serta mengecam segala bentuk pendudukan dan penindasan militer di dunia modern. Sikap teguh diplomasi luar negeri Indonesia ini merupakan cerminan dari nilai universal (objektif) yang secara tegas diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea ke-…
A. Kesatu
B. Kedua
C. Ketiga
D. Keempat
E. Kelima
Pembahasan: A Alinea pertama Pembukaan UUD 1945 berbunyi: “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan…”. Sikap menolak penjajahan dan mendukung kemerdekaan bangsa lain adalah implementasi mutlak dari alinea I.
Soal 12 Pemerintah daerah di sebuah provinsi meluncurkan program “Kartu Perlindungan Sosial” yang memberikan bantuan uang tunai bulanan dan akses pendidikan gratis secara khusus bagi anak-anak jalanan, yatim piatu, dan keluarga prasejahtera yang hidup di bawah garis kemiskinan. Program pemerintah daerah ini merupakan pengejawantahan langsung dari amanat konstitusi UUD 1945 Pasal…
A. Pasal 27 ayat (2)
B. Pasal 31 ayat (1)
C. Pasal 33 ayat (3)
D. Pasal 34 ayat (1)
E. Pasal 28C ayat (1)
Pembahasan: D Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 secara eksplisit berbunyi: “Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara.” Memberikan bantuan khusus kepada anak jalanan dan keluarga miskin adalah bentuk “pemeliharaan” oleh negara.
Soal 13 Seorang anak dari pejabat tinggi daerah tertangkap tangan melakukan aksi vandalisme dan penganiayaan. Meskipun pelaku memiliki latar belakang keluarga yang berkuasa dan kaya raya, aparat kepolisian tetap memproses kasus tersebut secara transparan sesuai hukum pidana yang berlaku tanpa memberikan perlakuan istimewa sedikit pun. Tindakan aparat penegak hukum ini sangat sesuai dengan amanat UUD 1945, khususnya terkait…
A. Kebebasan berserikat dan berkumpul.
B. Hak asasi manusia untuk mendapatkan perlindungan.
C. Persamaan kedudukan setiap warga negara di dalam hukum dan pemerintahan.
D. Kewajiban ikut serta dalam upaya pembelaan negara dari ancaman internal.
E. Kemerdekaan untuk memperoleh rasa aman dari ancaman ketakutan.
Pembahasan: C Tindakan aparat yang tidak pandang bulu (tidak melihat jabatan/kekayaan) adalah wujud nyata dari implementasi Pasal 27 ayat (1) UUD 1945: “Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum… tanpa ada kecualinya.”
Soal 14 Sekelompok aktivis lingkungan hidup dan masyarakat adat merasa bahwa sebuah Undang-Undang (UU) tentang Pertambangan yang baru saja disahkan oleh DPR sangat merugikan ruang hidup mereka dan bertentangan dengan hak asasi yang dijamin dalam UUD 1945. Langkah konstitusional yang paling tepat dan sah yang dapat ditempuh oleh para aktivis tersebut adalah…
A. Mengajukan uji materi (judicial review) Undang-Undang tersebut kepada Mahkamah Agung.
B. Meminta Presiden secara paksa untuk segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu).
C. Mengajukan permohonan pengujian (uji materi) Undang-Undang tersebut terhadap UUD 1945 kepada Mahkamah Konstitusi.
D. Melaporkan anggota DPR yang mengesahkan undang-undang tersebut kepada Komisi Yudisial.
E. Memboikot seluruh kegiatan pemerintahan hingga undang-undang tersebut dicabut oleh MPR.
Pembahasan: C Sesuai dengan amandemen UUD 1945, lembaga negara yang memiliki kewenangan untuk menguji undang-undang (UU) terhadap UUD 1945 adalah Mahkamah Konstitusi (MK). (Mahkamah Agung menguji peraturan di bawah undang-undang).
Soal 15 Presiden berencana memberikan pengampunan dan penghapusan hukuman (amnesti) kepada sekelompok tahanan politik yang dahulu pernah ditangkap akibat perbedaan pandangan ideologis dengan rezim pemerintahan sebelumnya. Dalam sistem tata negara Indonesia berdasarkan UUD 1945 Pasal 14 ayat (2), sebelum mengambil keputusan final, Presiden wajib memperhatikan pertimbangan dari lembaga…
A. Mahkamah Agung
B. Mahkamah Konstitusi
C. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
D. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
E. Komisi Yudisial
Pembahasan: C Berdasarkan UUD 1945 Pasal 14, wewenang Presiden dalam memberikan Grasi dan Rehabilitasi harus memperhatikan pertimbangan Mahkamah Agung (MA). Sedangkan untuk memberikan Amnesti dan Abolisi, Presiden harus memperhatikan pertimbangan DPR.
Soal 16 Pemerintah Republik Indonesia mewajibkan sebuah perusahaan tambang mineral multinasional raksasa untuk melakukan divestasi (pelepasan) saham sebesar 51% kepada pemerintah pusat. Langkah strategis ini diambil agar negara memiliki kendali penuh atas eksploitasi kekayaan alam di wilayah tersebut demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Kebijakan divestasi ini merupakan perwujudan mutlak dari UUD 1945 Pasal…
A. Pasal 27 ayat (2)
B. Pasal 33 ayat (2)
C. Pasal 33 ayat (3)
D. Pasal 34 ayat (2)
E. Pasal 30 ayat (1)
Pembahasan: C Penguasaan tambang mineral (kekayaan alam) oleh negara untuk kemakmuran rakyat adalah implementasi dari Pasal 33 ayat (3) yang berbunyi: “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”
Soal 17 Setiap lima tahun sekali, masyarakat Indonesia di berbagai pelosok daerah mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilihnya secara Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (Luber Jurdil) dalam ajang Pemilihan Umum. Partisipasi aktif masyarakat dalam menentukan wakil rakyat dan pemimpin pemerintahan ini merupakan manifestasi nyata dari Pokok Pikiran UUD 1945 yang ke-…
A. Pertama
B. Kedua
C. Ketiga
D. Keempat
E. Kelima
Pembahasan: C Pokok Pikiran Ketiga UUD 1945 adalah Pokok Pikiran Kedaulatan Rakyat (Negara yang berkedaulatan rakyat, berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan). Pemilu adalah wujud paling nyata dari pelaksanaan kedaulatan rakyat.
Soal 18 Seorang karyawati baru di sebuah perusahaan swasta mendapat surat teguran dan dilarang mengenakan atribut pakaian keagamaannya saat bekerja. Ia juga tidak diberikan waktu istirahat yang cukup untuk melaksanakan ibadah wajibnya pada siang hari. Kebijakan diskriminatif perusahaan ini jelas melanggar konstitusi, utamanya merupakan bentuk pengingkaran terhadap jaminan UUD 1945 Pasal…
A. Pasal 28C ayat (1)
B. Pasal 29 ayat (2)
C. Pasal 30 ayat (1)
D. Pasal 31 ayat (2)
E. Pasal 34 ayat (1)
Pembahasan: B Pasal 29 ayat (2) UUD 1945 menegaskan bahwa “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.” Melarang orang beribadah dan menggunakan atribut keagamaan adalah pelanggaran konstitusi pasal ini.
Soal 19 Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) merupakan lembaga yang memiliki kewenangan konstitusional untuk mengubah (mengamandemen) dan menetapkan UUD 1945. Namun, terdapat kesepakatan dasar bahwa MPR tidak akan pernah mengubah bagian Pembukaan UUD 1945. Secara hukum ketatanegaraan, alasan filosofis paling mendasar tidak diubahnya Pembukaan UUD 1945 adalah karena…
A. Proses amandemen pembukaan membutuhkan biaya politik dan waktu yang sangat besar dari seluruh fraksi.
B. Di dalam pembukaan terdapat teks proklamasi kemerdekaan yang tidak bisa diulang sejarahnya.
C. Pembukaan UUD 1945 memuat aturan teknis jalannya pemerintahan dari masa ke masa.
D. Mengubah Pembukaan UUD 1945 pada hakikatnya sama dengan membubarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
E. Perubahan terhadap pembukaan dilarang oleh dewan hukum internasional (PBB).
Pembahasan: D Terdapat hubungan kausal organis antara Pembukaan dan Batang Tubuh. Pembukaan memuat landasan filosofis, dasar negara (Pancasila), dan tujuan negara (cita-cita bangsa) didirikan. Jika Pembukaan diubah, maka dasar pijakan berdirinya negara akan hilang, yang sama artinya dengan membubarkan NKRI.
Soal 20 Pemerintah gencar melakukan program pemerataan pembangunan. Pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, jembatan, dan jaringan komunikasi tidak lagi hanya terpusat di pulau Jawa (Jawa-sentris), melainkan didorong hingga ke daerah perbatasan terluar dan pulau-pulau terpencil. Tujuan kebijakan ini tidak hanya demi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk menguatkan integrasi bangsa. Hal ini amat selaras dengan penjabaran Pokok Pikiran Pembukaan UUD 1945, yaitu pokok pikiran…
A. Pertama
B. Kedua
C. Ketiga
D. Keempat
E. Keadilan
Pembahasan: A Pokok pikiran pertama Pembukaan UUD 1945 adalah Pokok Pikiran Persatuan (“Negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan…”). Pemerataan pembangunan hingga ke daerah terluar dilakukan agar tidak terjadi kecemburuan sosial yang dapat memicu separatisme, sehingga persatuan negara tetap kokoh.
Soal 21 Sejarah mencatat bahwa Kongres Pemuda I gagal menghasilkan kesepakatan yang solid di antara para pemuda. Jika ditarik ke konteks masa kini, kegagalan tersebut seakan terulang ketika sebuah forum musyawarah nasional pelajar berakhir buntu (deadlock) karena masing-masing perwakilan daerah lebih ngotot memaksakan agar budaya provinsinya dijadikan acuan utama program nasional. Kegagalan mencapai konsensus pada Kongres Pemuda I dan forum pelajar tersebut sama-sama berakar dari masalah…
A. Kurangnya dana dan dukungan dari pemerintah pusat.
B. Kuatnya ego kedaerahan dan belum matangnya rumusan bahasa persatuan.
C. Intervensi dan adu domba dari pihak asing yang menyusup ke dalam forum.
D. Perbedaan pandangan antara kelompok religius dan kelompok nasionalis sekuler.
E. Ketidaksiapan para pemuda dalam merumuskan teks proklamasi kemerdekaan.
Pembahasan: B Berdasarkan materi sejarah pergerakan, Kongres Pemuda I gagal membuahkan hasil karena adanya kebuntuan (deadlock) antara tokoh seperti M. Tabrani dan M. Yamin terkait penggunaan bahasa (Melayu vs Indonesia), yang mencerminkan masih kuatnya ego sentrisme daerah dibandingkan kepentingan nasional yang utuh.
Soal 22 Menurut Drs. Sudiyo, salah satu ciri nasionalisme modern adalah pergeseran taktik dari kekuatan senjata menjadi mengandalkan “kekuatan otak (pikiran) dan pendidikan”. Di era digital saat ini, wujud paling nyata dari penerapan ciri nasionalisme tersebut untuk melindungi kedaulatan negara adalah…
A. Mewajibkan seluruh mahasiswa mengikuti pelatihan dasar militer bersenjata.
B. Melakukan boikot masal terhadap seluruh perangkat teknologi buatan luar negeri.
C. Membangun dan mengembangkan sistem keamanan siber (cyber security) lokal yang mandiri untuk melindungi data strategis nasional.
D. Menghentikan pengiriman mahasiswa berprestasi ke luar negeri agar kecerdasannya tidak dicuri negara asing.
E. Membentuk pasukan paramiliter sipil untuk menjaga perbatasan fisik negara.
Pembahasan: C Nasionalisme yang mengandalkan “otak dan pikiran” di era modern diterjemahkan dalam bentuk kecerdasan teknologi dan inovasi. Mengembangkan keamanan siber lokal adalah bentuk pertahanan kedaulatan (nasionalisme) tanpa menggunakan senjata fisik.
Soal 23 Ketika seorang atlet Indonesia dicurangi oleh wasit dari negara tetangga dalam sebuah ajang internasional bergengsi, netizen Indonesia marah besar. Sayangnya, kemarahan ini berujung pada aksi meretas situs-situs penting milik negara tetangga tersebut dan melontarkan caci maki rasis yang merendahkan martabat bangsa mereka. Jika ditinjau dari tujuan nasionalisme yang sehat, tindakan netizen tersebut adalah…
A. Dapat dibenarkan sebagai bentuk pertahanan harga diri bangsa di dunia maya.
B. Bertentangan dengan nasionalisme karena mencerminkan sikap ekstremisme dan chauvinisme yang berlebihan.
C. Wujud nyata dari kebebasan berekspresi di negara yang menganut sistem demokrasi.
D. Tindakan patriotik yang menunjukkan solidaritas tinggi antarsesama warga negara.
E. Contoh penerapan dari nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam membela tanah air.
Pembahasan: B Salah satu tujuan nasionalisme adalah “menghilangkan ekstremisme (tuntutan berlebihan) dari warga negara”. Sikap merendahkan bangsa lain secara rasis dan merusak (meretas) adalah bentuk chauvinisme (nasionalisme sempit/ekstrem) yang justru bertentangan dengan nilai luhur bangsa.
Soal 24 Sering kali kita menjumpai individu yang sangat patriotik; ia selalu hafal lagu kebangsaan, selalu memakai batik setiap hari, dan vokal membela negara di media sosial. Namun, di tempat kerjanya, ia kerap kali datang terlambat, memanipulasi laporan keuangan, dan membolos. Berdasarkan materi perbedaan antara Nasionalisme dan Integritas, permasalahan utama pada individu tersebut adalah…
A. Nasionalisme yang dimilikinya bersifat eksklusif dan tertutup.
B. Ia memiliki integritas yang tinggi namun pemahaman nasionalismenya salah arah.
C. Ia memiliki rasa nasionalisme (cinta tanah air), namun sama sekali tidak memiliki integritas dalam tindakan nyata.
D. Sikapnya mencerminkan nasionalisme politik tanpa didasari oleh integritas budaya.
E. Ia gagal menerapkan nilai toleransi antarumat beragama di lingkungan kerjanya.
Pembahasan: C Materi secara tegas membedakan: Nasionalisme adalah “rasa/jiwa” (cinta tanah air), sedangkan Integritas adalah “tindakan nyata” (kejujuran, kepatuhan pada aturan, dedikasi kerja). Individu ini punya rasa cinta (nasionalisme), tapi gagal dalam tindakan jujur dan disiplin (nol integritas).
Soal 25 Budi Utomo tercatat dalam sejarah sebagai organisasi yang memelopori Kebangkitan Nasional. Menariknya, di awal berdirinya, organisasi ini sama sekali tidak menggunakan pendekatan politik radikal atau perlawanan bersenjata, melainkan fokus pada pendirian sekolah, pemberian beasiswa, dan kebudayaan. Pelajaran penting dari strategi Budi Utomo yang sangat relevan untuk diaplikasikan oleh generasi muda saat ini dalam menumbuhkan nasionalisme adalah…
A. Gerakan fisik dan demonstrasi jalanan adalah satu-satunya cara untuk didengar oleh pemerintah.
B. Pendidikan dan kebudayaan adalah fondasi paling kuat untuk membangun kesadaran kritis dan membangkitkan kemajuan bangsa.
C. Perjuangan nasionalisme hanya bisa sukses jika dipimpin oleh golongan bangsawan dan kaum elit.
D. Organisasi kemasyarakatan tidak perlu ikut campur dalam urusan politik negara.
E. Nasionalisme harus dibangun melalui pembentukan partai politik yang agresif sejak usia dini.
Pembahasan: B Budi Utomo mengajarkan bahwa perlawanan tidak harus berdarah. Edukasi dan pencerahan pikiran (lewat beasiswa dan kebudayaan) adalah senjata paling efektif untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya kemajuan bangsa.
Soal 26 Di era kebebasan informasi, perdebatan sensitif yang menyangkut isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) sangat mudah memicu intoleransi di media sosial dan mengancam persatuan. Jika kamu menerima sebuah artikel provokatif yang menyudutkan kelompok minoritas tertentu, langkah paling kritis dan mencerminkan nasionalisme holistik yang harus kamu lakukan adalah…
A. Menyebarkannya ke grup keluarga dengan tujuan agar mereka berhati-hati.
B. Melaporkan penulis artikel tersebut ke kantor polisi terdekat secara fisik.
C. Segera memblokir semua akun media sosial yang berbeda pandangan dengan kita.
D. Mengecek kebenaran informasi (validasi) ke sumber yang kredibel dan menahan diri untuk tidak ikut menyebarkan kebencian.
E. Mengomentari artikel tersebut dengan makian agar si penulis merasa jera.
Pembahasan: D Dalam materi disebutkan bahwa cara mengatasi intoleransi dan hoaks di era digital adalah dengan “mencari referensi lain untuk memastikan kebenaran informasi” (berpikir kritis) dan tidak ikut menyebarkan provokasi yang dapat merusak persatuan bangsa.
Soal 27 Globalisasi membuat budaya pop asing (seperti K-Pop, Hollywood, atau Anime) masuk dengan sangat mudah dan digandrungi oleh remaja Indonesia. Alih-alih melarangnya secara otoriter yang justru memicu penolakan, strategi adaptif yang paling tepat untuk menguatkan identitas nasionalisme generasi muda di tengah gempuran budaya asing tersebut adalah…
A. Menutup total akses internet dan melarang penayangan film asing di seluruh bioskop.
B. Mewajibkan pemakaian pakaian adat nusantara setiap hari di tempat umum dan mal.
C. Memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mengemas budaya lokal agar tampil lebih modern, kreatif, dan mampu bersaing secara global.
D. Mengubah kurikulum sekolah untuk menghapus semua mata pelajaran bahasa asing.
E. Membiarkan budaya asing tersebut menggantikan budaya lokal karena dianggap lebih maju dan relevan dengan zaman.
Pembahasan: C Nasionalisme yang sehat tidak bersifat anti-asing (isolasionis). Nasionalisme di era globalisasi harus adaptif, yaitu dengan menjadikan identitas nasional (budaya lokal) lebih relevan dan dikemas modern agar bisa menjadi daya tarik pariwisata dan kebanggaan di dunia internasional, tanpa harus menutup diri.
Soal 28 Perhatikan salah satu petikan ikrar Sumpah Pemuda berikut: “Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.” Dalam realitas kehidupan bermasyarakat yang sangat majemuk dari Sabang sampai Merauke, implementasi paling nyata dan mendalam dari ikrar tersebut adalah…
A. Menggunakan bahasa Indonesia secara eksklusif dan melarang penggunaan bahasa daerah di rumah.
B. Menjadikan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi efektif antarsuku yang menghilangkan hambatan psikologis kedaerahan.
C. Memaksa seluruh warga negara asing yang berkunjung ke Indonesia untuk fasih berbahasa Indonesia.
D. Menganggap bahasa Indonesia jauh lebih superior dan berkelas dibandingkan bahasa asing seperti bahasa Inggris.
E. Menghapuskan seluruh mata pelajaran muatan lokal di sekolah dasar demi kemurnian bahasa Indonesia.
Pembahasan: B Makna “menjunjung bahasa persatuan” bukan berarti membunuh bahasa daerah, melainkan memfungsikan bahasa Indonesia sebagai jembatan (alat pemersatu) yang menghubungkan interaksi masyarakat dari latar belakang etnis/bahasa yang sangat berbeda-beda agar tidak terjadi miskomunikasi.
Soal 29 Banyak pemuda-pemudi jenius Indonesia yang memutuskan bekerja dan menetap di negara maju karena alasan fasilitas riset yang lebih memadai. Namun, ketika Indonesia dilanda krisis kesehatan nasional, mereka secara serentak menggalang dana, mengirimkan alat medis, dan menyumbangkan paten teknologinya secara gratis ke tanah air. Fenomena kerelawanan jarak jauh ini membuktikan bahwa…
A. Nasionalisme akan hilang jika seseorang terlalu lama terpapar budaya dan kebebasan di negara Barat.
B. Kesetiaan dan kecintaan terhadap tanah air (nasionalisme) adalah ikatan jiwa yang tidak dibatasi oleh sekat geografis tempat seseorang tinggal.
C. Bantuan tersebut murni digerakkan oleh motif ekonomi untuk mencari ketenaran di negara asalnya.
D. Mereka harus kembali ke Indonesia secara fisik jika ingin disebut sebagai warga negara yang nasionalis sejati.
E. Negara gagal memberikan fasilitas yang memadai sehingga mereka tidak memiliki rasa nasionalisme saat kondisi normal.
Pembahasan: B Berdasarkan KBBI, nasionalisme adalah “kesetiaan”, yang merupakan ikatan emosional dan pikiran. Fenomena diaspora (orang Indonesia di luar negeri) yang membela negaranya membuktikan bahwa nasionalisme adalah persoalan jiwa dan identitas yang mengakar, bukan sekadar kehadiran fisik.
Soal 30 Kampanye mencintai produk dalam negeri merupakan salah satu pilar penguatan nasionalisme di bidang ekonomi. Namun, sebuah kelompok masyarakat menafsirkan kampanye ini secara berlebihan dengan melakukan aksi sweeping (razia paksa) dan merusak etalase toko-toko di pusat perbelanjaan yang menjual barang impor dari negara tertentu dengan dalih menjaga kedaulatan ekonomi bangsa. Jika ditinjau dari esensi nasionalisme Indonesia, tindakan kelompok tersebut…
A. Dibenarkan secara moral karena terbukti ampuh menarik perhatian pemerintah agar segera membatasi keran barang impor.
B. Merupakan wujud kebebasan berekspresi warga negara dalam menyuarakan aspirasi anti-kapitalisme di negara demokrasi.
C. Menyimpang dari prinsip nasionalisme Pancasila karena terjebak pada chauvinisme yang agresif, anarkis, dan merusak ketertiban umum.
D. Cerminan patriotisme tingkat tinggi yang secara revolusioner diperlukan untuk melindungi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
E. Sangat sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda untuk mengutamakan dan melindungi segala hal yang berbau ibu pertiwi di atas produk asing.
Pembahasan: C Nasionalisme di Indonesia dilandasi oleh nilai-nilai Pancasila yang mengedepankan ketertiban, kemanusiaan, dan keadilan. Tindakan merusak milik orang lain (anarkis) dan memusuhi bangsa lain secara membabi buta bukanlah nasionalisme, melainkan Chauvinisme (nasionalisme ekstrem/sempit). Nasionalisme yang sehat dilakukan dengan cara yang elegan, seperti membeli dan mempromosikan produk lokal secara positif, bukan dengan merusak barang impor.
Soal 31 Dalam catatan sejarah, Piagam Jakarta yang dirumuskan oleh Panitia Sembilan pada 22 Juni 1945 awalnya memuat sila berbunyi “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Namun, setelah mendapat masukan dari tokoh-tokoh rakyat Indonesia Timur, frasa tersebut diganti menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa” dalam sidang PPKI. Jika direfleksikan oleh seorang ASN masa kini, nilai kepemimpinan paling esensial yang dapat diteladani dari peristiwa historis tersebut adalah…
A. Kecepatan dalam mengambil keputusan agar tidak kehilangan momentum proklamasi.
B. Ketundukan para pendiri bangsa terhadap tekanan politik dari pihak eksternal.
C. Kebesaran hati dan sikap legawa untuk menempatkan persatuan serta keutuhan bangsa di atas sentimen identitas golongan.
D. Kecerdikan dalam memanipulasi draf hukum agar diterima oleh mayoritas anggota sidang.
E. Komitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai negara sekuler secara penuh sejak awal berdiri.
Pembahasan: C Peristiwa diubahnya sila pertama adalah tonggak toleransi terbesar dalam sejarah Indonesia. Para tokoh Islam (seperti Ki Bagus Hadikusumo) menunjukkan sikap legawa dan mengutamakan persatuan nasional (inklusivitas) demi menjaga keutuhan NKRI dari ancaman disintegrasi wilayah Timur.
Soal 32 Dalam sidang pertama BPUPKI (1 Juni 1945), Bung Karno tidak hanya mengusulkan lima dasar negara (Pancasila), tetapi juga menawarkan opsi pemerasan menjadi Trisila dan kemudian Ekasila, yaitu “Gotong Royong”. Dalam tata kelola birokrasi pemerintahan saat ini, wujud implementasi paling akurat dari spirit Ekasila tersebut adalah…
A. Membagikan seluruh gaji pejabat negara secara merata kepada rakyat miskin.
B. Sinergi dan kolaborasi lintas kementerian (ego-sektoral ditekan) untuk menangani krisis multidimensi seperti bencana alam atau pandemi.
C. Melimpahkan seluruh beban pembangunan infrastruktur nasional kepada pihak swasta dan masyarakat.
D. Mengganti sistem pemilihan umum dengan sistem penunjukan langsung oleh tetua adat.
E. Menolak seluruh bentuk pinjaman dan investasi asing agar negara mandiri sepenuhnya.
Pembahasan: B Esensi dari Gotong Royong (Ekasila) adalah bahu-membahu, bekerja bersama-sama untuk kepentingan bersama. Dalam birokrasi modern, ini diwujudkan lewat kolaborasi lintas instansi/kementerian, menghapus “siloisme” (kerja sendiri-sendiri) demi melayani rakyat.
Soal 33 Lambang negara Garuda Pancasila memiliki makna filosofis yang sangat dalam. Sila keempat dilambangkan dengan Kepala Banteng. Berdasarkan penjelasan historis dan filosofis, banteng dipilih karena melambangkan hewan sosial yang suka berkumpul. Jika diaplikasikan dalam lingkungan kerja, seorang pimpinan yang menjiwai filosofi Kepala Banteng akan…
A. Melindungi anak buahnya dengan cara menutupi segala kesalahan kerja mereka dari direksi.
B. Mengambil keputusan secara sepihak dan tegas saat situasi kantor sedang genting.
C. Menyelesaikan konflik antarpegawai dengan cara mengumpulkan mereka dalam sebuah forum diskusi untuk mencapai mufakat.
D. Mengutamakan kerja keras secara fisik (lembur) dibandingkan bekerja secara cerdas dan strategis.
E. Bersikap galak dan pantang menyerah dalam memarahi kompetitor bisnis.
Pembahasan: C Kepala Banteng (Sila ke-4) melambangkan jiwa sosial dan kebiasaan berkumpul (bermusyawarah). Pimpinan yang menjiwai nilai ini akan selalu mengedepankan dialog, musyawarah, dan kearifan dalam menyelesaikan masalah, bukan bertindak otoriter.
Soal 34 Perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan penjajah sebelum tahun 1900 (seperti Perang Diponegoro atau Perang Padri) selalu berujung pada kekalahan. Namun, strategi ini berubah drastis setelah tahun 1908 dengan lahirnya organisasi pergerakan nasional. Pelajaran penting dari transisi strategi perjuangan ini yang bisa diimplementasikan oleh pemuda dalam menuntut hak-haknya di era demokrasi sekarang adalah…
A. Perlawanan fisik jauh lebih efektif jika dipersenjatai dengan persenjataan canggih dari luar negeri.
B. Demonstrasi anarkis tanpa pemimpin yang jelas lebih sulit dipadamkan oleh aparat.
C. Perjuangan akan lebih memiliki daya dobrak dan keberlanjutan jika dilakukan melalui wadah organisasi modern, jalur diplomasi, dan koordinasi nasional.
D. Kepemimpinan harus diserahkan sepenuhnya kepada tokoh keturunan bangsawan yang berkharisma.
E. Gerakan bawah tanah yang bersifat sporadis dan rahasia lebih ditakuti oleh penguasa.
Pembahasan: C Kelemahan perjuangan sebelum 1900 adalah bersifat lokal, kedaerahan, mengandalkan fisik, dan bergantung pada satu pimpinan. Setelah 1900, strategi bergeser menggunakan organisasi terstruktur, pendidikan, dan diplomasi nasional. Inilah kunci perjuangan modern yang efektif.
Soal 35 Organisasi Budi Utomo yang didirikan pada 20 Mei 1908 oleh para pelajar STOVIA diakui sebagai tonggak awal Kebangkitan Nasional Indonesia. Padahal, pada awal berdirinya, organisasi ini sama sekali bukan partai politik dan keanggotaannya hanya terbatas untuk golongan terpelajar di Jawa dan Madura. Alasan paling fundamental mengapa peristiwa tersebut tetap ditetapkan sebagai embrio Kebangkitan Nasional adalah…
A. Budi Utomo adalah organisasi pertama yang berhasil mengusir pemerintah kolonial Belanda dari pulau Jawa.
B. Organisasi tersebut menandai transisi pola pikir bangsa dari perlawanan kedaerahan bersenjata menuju pergerakan yang terorganisasi, terpelajar, dan berorientasi pada kemajuan peradaban.
C. Budi Utomo merupakan penggagas utama lahirnya ikrar Sumpah Pemuda pada tahun yang sama.
D. Para pendirinya secara terang-terangan mendeklarasikan kemerdekaan Republik Indonesia secara diplomatis di hadapan Ratu Belanda.
E. Budi Utomo secara agresif memimpin gerakan buruh bersenjata di wilayah perkotaan.
Pembahasan: B Meski awalnya bersifat elitis dan kultural (pendidikan), Budi Utomo adalah pionir “organisasi modern” pertama di Indonesia. Kehadirannya menyadarkan bangsa bahwa perjuangan kemerdekaan membutuhkan “otak” (pendidikan & organisasi), bukan sekadar “otot” (senjata).
Soal 36 Indische Partij (Partai Hindia) yang didirikan pada 25 Desember 1912 oleh “Tiga Serangkai” memiliki latar belakang pembentukan yang sangat unik dan progresif pada zamannya. Gagasan revolusioner yang diusung oleh E.F.E Douwes Dekker (Danudirja Setiabudi) melalui partai ini dalam membangun fondasi kebangsaan adalah…
A. Mengadvokasi kepentingan eksklusif para pedagang keturunan Tiongkok di tanah Jawa.
B. Membentuk laskar bersenjata yang dilatih secara profesional untuk melawan militer Belanda.
C. Menggaungkan nasionalisme inklusif yang melampaui batas ras, menyatukan orang Indo (keturunan campuran) dan kaum Bumiputera (pribumi) dalam satu wadah pergerakan.
D. Mendukung kebijakan Politik Etis Belanda agar kaum pribumi mendapatkan jabatan strategis di pemerintahan kolonial.
E. Memisahkan antara gerakan politik dengan gerakan keagamaan agar tidak terjadi benturan kepentingan.
Pembahasan: C Douwes Dekker, meski keturunan Belanda, mengalami diskriminasi. Ia mencetuskan ide “Indische bond” (ikatan Hindia) yang merangkul semua orang yang lahir dan tinggal di Indonesia, baik pribumi asli maupun orang Indo-Belanda, untuk bersatu melawan kolonialisme. Ini adalah bentuk nasionalisme inklusif pertama.
Soal 37 Sarekat Dagang Islam (SDI) yang didirikan oleh Haji Samanhudi pada awalnya bertujuan sangat spesifik, yaitu melindungi pedagang pribumi (terutama pedagang batik) dari dominasi dan monopoli pedagang asing di pasar domestik. Jika nafas perjuangan SDI ini dikontekstualisasikan oleh pemerintah dalam menghadapi persaingan era pasar bebas saat ini, kebijakan yang paling relevan adalah…
A. Menutup seluruh akses platform belanja daring (e-commerce) dari luar negeri secara sepihak.
B. Memberikan perlindungan regulasi, insentif pajak, dan pelatihan digitalisasi agar UMKM lokal mampu bersaing dan tidak mati tergerus produk impor murah.
C. Mewajibkan seluruh pegawai negeri untuk hanya memakan dan memakai produk yang diproduksi di desa masing-masing.
D. Memusatkan seluruh kegiatan ekspor dan impor di bawah kendali tunggal kementerian perdagangan.
E. Mengusir pengusaha asing yang berinvestasi di sektor teknologi dan informasi.
Pembahasan: B Tujuan utama SDI adalah penguatan ekonomi pribumi agar tidak tertindas (bukan dengan cara anarkis atau isolasi ekstrem). Di era sekarang, ini setara dengan upaya pemerintah memberdayakan (empowerment) UMKM lokal agar memiliki daya saing (kompetitif) di tengah pasar bebas.
Soal 38 Semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang tertulis pada pita yang dicengkeram Garuda Pancasila merupakan kutipan dari kitab Kakawin Sutasoma. Secara harfiah, kutipan tersebut mengakui adanya “kebinekaan” (perbedaan) namun menuntut “ketunggalan” (persatuan). Implementasi nyata semboyan ini oleh seorang Aparatur Sipil Negara dalam memberikan pelayanan publik adalah…
A. Melayani masyarakat dengan ramah, asalkan masyarakat tersebut mau menggunakan bahasa Indonesia yang baku.
B. Memberikan prioritas pelayanan kepada warga yang memiliki kesamaan daerah asal dengan dirinya agar komunikasi lebih lancar.
C. Mengakomodasi keragaman dengan memberikan pelayanan prima secara merata dan adil tanpa mendiskriminasi latar belakang suku, agama, dan status sosial pemohon.
D. Memaksa masyarakat minoritas untuk melepaskan identitas kultural mereka saat memasuki gedung pemerintahan.
E. Menyediakan loket pelayanan yang dipisah berdasarkan agama dan ras untuk menghindari terjadinya gesekan antarwarga.
Pembahasan: C Bhinneka Tunggal Ika menghargai keragaman tanpa menjadikannya alasan untuk perlakuan diskriminatif. Pelayanan yang adil, setara, dan merangkul semua golongan tanpa pandang bulu adalah wujud nyata dari “berbeda-beda tetapi tetap satu jua”.
Soal 39 Ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 menyatakan komitmen untuk “menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”. Di tengah keberagaman ratusan bahasa daerah di Indonesia, kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan sangatlah vital. Dampak sosiologis paling krusial dari kesepakatan penggunaan bahasa Indonesia bagi pergerakan nasional saat itu adalah…
A. Mematikan eksistensi bahasa daerah sehingga budaya lokal perlahan-lahan punah.
B. Menghilangkan sekat-sekat dan hambatan komunikasi antarsuku, sehingga terbangun perasaan senasib dan solidaritas nasional yang masif.
C. Memudahkan penjajah Belanda dalam memantau dan menyadap komunikasi para pejuang kemerdekaan.
D. Meningkatkan pamor kaum intelektual Jawa di mata organisasi-organisasi pemuda daerah lain.
E. Menjadi syarat mutlak agar kemerdekaan Indonesia diakui oleh liga bangsa-bangsa di dunia internasional.
Pembahasan: B Tanpa bahasa persatuan, organisasi dari Sumatera, Jawa, Ambon, dll akan kesulitan berkoordinasi. Bahasa Indonesia menghancurkan “tembok komunikasi” etnosentrisme, sehingga rasa persaudaraan lintas pulau bisa terjalin erat untuk melawan penjajah secara serentak.
Soal 40 Proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 dilakukan di tengah situasi “kekosongan kekuasaan” (vacuum of power) pasca-menyerahnya Jepang kepada Sekutu. PPKI kemudian bertindak cepat dengan mengadakan sidang keesokan harinya (18 Agustus 1945) untuk mengesahkan UUD 1945. Kecepatan dan ketepatan langkah PPKI dalam mengesahkan dasar hukum negara ini membuktikan bahwa…
A. Bangsa Indonesia sangat bergantung pada janji kemerdekaan yang diberikan oleh Jenderal Terauchi.
B. Para founding fathers (pendiri bangsa) memiliki kemandirian, visi yang jauh ke depan, dan kesiapan institusional untuk segera mendirikan sebuah negara berdaulat yang memiliki dasar hukum sah.
C. Terjadi perebutan kekuasaan yang sengit antara golongan tua dan golongan muda dalam memperebutkan kursi parlemen.
D. Jepang masih mengendalikan arah politik bangsa Indonesia meskipun sudah menyatakan menyerah tanpa syarat.
E. Konstitusi yang disahkan tersebut bersifat sementara dan hanya berlaku untuk menenangkan pihak Sekutu yang akan datang.
Pembahasan: B Sebuah negara baru sah berdiri di mata hukum jika memiliki wilayah, rakyat, pemerintah, dan konstitusi/dasar hukum. Tindakan cepat PPKI (produk bangsa sendiri, bukan panitia bentukan Jepang lagi karena BPUPKI sudah bubar) membuktikan kemandirian dan kesiapan penuh bangsa Indonesia untuk menjadi negara modern yang diatur oleh hukum.
Soal 41 Di lingkungan instansi pemerintah tempat Rina bekerja, sudah menjadi kebiasaan tidak tertulis bagi beberapa oknum pegawai untuk membawa pulang perlengkapan alat tulis kantor (ATK) seperti kertas, tinta printer, dan pulpen untuk keperluan pribadi anak mereka di sekolah. Menyadari bahwa hal ini adalah bentuk korupsi berskala kecil, Rina secara konsisten menolak ikut-ikutan dan dengan sopan namun tegas menegur rekan-rekan seruangannya agar menghentikan kebiasaan tersebut. Tindakan Rina merupakan wujud penerapan indikator integritas, yaitu…
A. Menjadi role model (teladan) bagi pemangku kepentingan di luar organisasi.
B. Menciptakan situasi kerja yang mematuhi standar etika tinggi dengan mengingatkan dan mengajak rekan kerja bertindak etis.
C. Memastikan dan menanamkan keyakinan bersama lewat pemberian hukuman disiplin.
D. Suka bekerja keras untuk mencapai kemajuan dan efisiensi anggaran instansi.
E. Menunjukkan keberanian dalam mengambil alih wewenang pimpinan.
Pembahasan: B Berdasarkan materi, salah satu ciri orang yang berintegritas tidak hanya lurus untuk dirinya sendiri, tetapi juga “Mengingatkan dan mengajak rekan kerja agar bertindak sesuai nilai, norma, dan etika organisasi”. Menegur rekan yang melakukan penyimpangan kecil adalah bentuk nyata indikator ini.
Soal 42 Pak Darmawan menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum yang memiliki wewenang penuh dalam menentukan pemenang tender proyek perbaikan jalan raya. Salah satu perusahaan yang ikut proses lelang ternyata milik keponakannya sendiri. Meskipun keponakannya tersebut memohon agar dimenangkan, Pak Darmawan tetap melakukan penilaian objektif dan akhirnya memenangkan perusahaan lain yang spesifikasi dan harganya jauh lebih baik. Nilai integritas yang dijunjung tinggi oleh Pak Darmawan adalah…
A. Berani
B. Tanggung Jawab
C. Disiplin
D. Adil
E. Peduli
Pembahasan: D Nilai “Adil” bermakna bersikap imparsial (tidak memihak) dan tidak berpihak karena pertemanan atau hubungan kekerabatan (nepotisme). Keputusan hukum/pekerjaan yang diambil murni berdasarkan kebenaran objektif adalah wujud keadilan untuk mencegah konflik kepentingan.
Soal 43 Tika adalah seorang auditor muda. Saat memeriksa laporan keuangan tahunan sebuah BUMN, ia menemukan bukti kuat adanya aliran dana fiktif (penggelapan) yang melibatkan direktur utamanya sendiri. Tika menerima teror anonim yang mengancam keselamatan karier dan keluarganya jika ia tidak memanipulasi temuan tersebut. Dengan tekad bulat, Tika tetap menyerahkan bukti asli tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sikap Tika paling kuat mencerminkan nilai dasar…
A. Jujur
B. Mandiri
C. Berani
D. Sederhana
E. Disiplin
Pembahasan: C Nilai “Berani” didefinisikan sebagai mempunyai hati yang mantap dan pantang mundur dalam menghadapi bahaya demi kebenaran. Dalam konteks antikorupsi, secara spesifik nilai berani diwujudkan lewat tindakan “melaporkan kasus korupsi/tindak pidana ke aparat” meskipun ada risiko.
Soal 44 Fenomena pejabat yang memamerkan koleksi barang bermerek, liburan mewah ke luar negeri, dan kendaraan sport di media sosial semakin meresahkan publik. Gaya hidup hedonis semacam ini sering kali memaksa pelakunya untuk mencari penghasilan tambahan melalui cara-cara yang melanggar hukum, seperti menerima gratifikasi. Untuk membentengi diri dari perilaku koruptif tersebut, seorang ASN harus menanamkan nilai…
A. Sederhana
B. Kerja Keras
C. Peduli
D. Adil
E. Tanggung Jawab
Pembahasan: A Nilai “Sederhana” berarti hidup bersahaja, tidak berlebih-lebihan, dan fokus pada apa yang benar-benar esensial. Kesederhanaan adalah penangkal utama korupsi, karena tindak korupsi paling sering dipicu oleh tuntutan gaya hidup mewah yang melebihi kapasitas penghasilan.
Soal 45 Sebagai seorang staf IT di sebuah kementerian, Reno melakukan kesalahan teknis (human error) saat memperbarui database yang menyebabkan server pelayanan publik tumbang selama 2 jam. Bukannya mencari kambing hitam atau menyalahkan sistem dari provider, Reno langsung menghadap atasannya, mengakui kesalahannya secara detail, dan bersedia menerima sanksi pemotongan tunjangan kinerja. Perilaku Reno adalah representasi dari nilai…
A. Berani
B. Disiplin
C. Jujur
D. Tanggung Jawab
E. Mandiri
Pembahasan: D Nilai “Tanggung Jawab” dimaknai sebagai keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Seseorang yang bertanggung jawab berani mengakui kesalahan yang ia perbuat dan siap menerima konsekuensi (dituntut, dipersalahkan, atau dipotong tunjangannya) tanpa lari dari masalah.
Soal 46 Setiap hari, jalanan di ibu kota selalu diwarnai kemacetan parah. Suatu malam, lampu lalu lintas di sebuah perempatan menyala merah. Kondisi jalanan saat itu sangat sepi dan tidak ada polisi yang berjaga. Meskipun bisa saja menerobos lampu merah tanpa ketahuan, Pak Budi tetap menghentikan mobilnya dan menunggu hingga lampu berubah hijau. Tindakan Pak Budi menunjukkan kepemilikan nilai…
A. Peduli
B. Mandiri
C. Sederhana
D. Disiplin
E. Adil
Pembahasan: D Nilai “Disiplin” merupakan sikap mental untuk taat pada peraturan dan tata tertib. Kedisiplinan yang sejati lahir dari komitmen kuat di dalam diri sendiri, sehingga seseorang tetap menaati aturan (berhenti di lampu merah) meskipun tidak ada pengawasan eksternal.
Soal 47 Seorang guru honorer yang ditugaskan di daerah pelosok terpencil mendapati bahwa murid-muridnya sering tidak masuk sekolah karena harus membantu orang tua bertani akibat kemiskinan. Merasa terpanggil, guru tersebut merelakan waktu akhir pekannya untuk memberikan les gratis dari rumah ke rumah dan mencarikan donasi seragam sekolah, semata-mata karena ingin melihat nasib murid-muridnya berubah menjadi lebih baik. Sikap guru tersebut mencerminkan nilai integritas…
A. Kerja Keras
B. Tanggung Jawab
C. Peduli
D. Adil
E. Disiplin
Pembahasan: C Nilai “Peduli” adalah sikap keberpihakan, mengindahkan, dan melibatkan diri dalam persoalan sekitar. Tindakan guru yang merasa terpanggil, memiliki empati, dan melakukan aksi nyata membantu murid miskin adalah wujud sempurna dari kepedulian.
Soal 48 Pembuatan sebuah inovasi aplikasi pelayanan terpadu di dinas kependudukan mengalami jalan buntu berkali-kali karena banyaknya bug (sistem eror). Tim pengembang sudah hampir menyerah. Namun, sang ketua tim menolak untuk berhenti; ia terus melakukan evaluasi coding, begadang mencari referensi penyelesaian masalah dari luar negeri, dan memotivasi timnya hingga aplikasi tersebut akhirnya rilis dengan sukses. Nilai antikorupsi yang tergambar dari ketua tim adalah…
A. Adil
B. Kerja Keras
C. Mandiri
D. Peduli
E. Sederhana
Pembahasan: B Berdasarkan pengertiannya, nilai “Kerja Keras” mengandung unsur keuletan (tidak mudah putus asa/gigih), etos kerja yang tinggi, serta kerelaan mengorbankan waktu dan tenaga untuk mencapai tujuan meskipun menghadapi banyak kesulitan/tantangan dalam prosesnya.
Soal 49 Banyak kasus di mana seorang pegawai hanya bisa bekerja jika diberikan instruksi yang mendetail dari atasannya (micromanagement), dan akan diam menganggur jika tidak ada perintah. Berbeda dengan Dina, seorang staf baru yang tanpa disuruh selalu memetakan pekerjaannya, mencari tahu sendiri regulasi terbaru, dan menetapkan target harian yang terukur untuk dirinya sendiri demi menunjang visi organisasi. Sikap Dina sangat selaras dengan nilai dasar…
A. Tanggung Jawab
B. Disiplin
C. Jujur
D. Mandiri
E. Berani
Pembahasan: D Nilai “Mandiri” berarti tidak bergantung pada orang lain. Pribadi yang mandiri punya keberanian menetapkan langkah-langkah kerja sendiri, merancang visinya, dan aktif menetapkan target penyelesaian tanpa harus terus-menerus disuapi atau didikte oleh atasannya.
Soal 50 Dalam ujian pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), panitia menemukan seorang peserta yang membawa alat komunikasi rahasia berupa earpiece mikro yang disembunyikan di balik kerah bajunya untuk menerima jawaban dari joki di luar ruangan. Tindakan peserta ujian tersebut adalah bentuk pengkhianatan fatal terhadap nilai integritas, yaitu nilai…
A. Adil
B. Disiplin
C. Mandiri
D. Tanggung Jawab
E. Jujur
Pembahasan: E Membawa alat contek atau menggunakan jasa joki adalah bentuk kecurangan dan manipulasi tingkat tinggi. Integritas nilai “Jujur” menuntut seseorang untuk lurus hati dan menolak segala bentuk kebohongan serta ketidakjujuran.
Soal 51 Sekelompok mahasiswa jurusan Teknik Informatika dari berbagai universitas secara sukarela membentuk tim satgas siber independen. Menjelang masa pemilihan umum, mereka bekerja siang-malam tanpa dibayar untuk menelusuri, menangkal, dan membersihkan ribuan akun bot anonim yang menyebarkan hoaks dan kampanye hitam pemecah belah bangsa di media sosial. Tindakan heroik para mahasiswa ini merupakan wujud nyata bela negara non-fisik yang paling mencerminkan unsur…
A. Cinta tanah air melalui pelestarian budaya digital.
B. Meyakini Pancasila sebagai ideologi negara secara mutlak.
C. Rela berkorban untuk bangsa dan negara.
D. Memiliki kemampuan awal bela negara secara fisik.
E. Kesadaran berbangsa dan bernegara dalam kancah internasional.
Pembahasan: C Unsur “Rela berkorban untuk bangsa dan negara” ditandai dengan kerelaan menyisihkan waktu, tenaga, pikiran, dan keahlian (tanpa mengharapkan imbalan finansial) demi kepentingan dan keselamatan bangsa dari ancaman (dalam hal ini, ancaman perpecahan akibat hoaks pemilu).
Soal 52 Pemerintah saat ini sangat gencar menggalakkan kampanye “Bangga Buatan Indonesia” dan melatih ribuan UMKM untuk bertransformasi ke platform digital. Di sisi lain, masyarakat dihimbau untuk lebih memprioritaskan konsumsi produk lokal dibandingkan produk impor meskipun harganya sedikit lebih mahal. Dalam konsep 5 Unsur Dasar Bela Negara, keberpihakan masyarakat untuk menggunakan produk dalam negeri merupakan indikator dari unsur…
A. Rela berkorban untuk bangsa dan negara.
B. Cinta Tanah Air.
C. Kesadaran Berbangsa dan Bernegara.
D. Meyakini Pancasila sebagai ideologi negara.
E. Kemampuan awal bela negara secara psikis.
Pembahasan: B Sangat mengecoh! Banyak yang mengira ini rela berkorban (karena bayar lebih mahal), padahal berdasarkan teori baku bela negara, indikator utama dari unsur “Cinta Tanah Air” adalah menjaga nama baik bangsa, melestarikan lingkungan, dan menggunakan produk dalam negeri.
Soal 53 Di tengah derasnya arus informasi global, muncul sebuah gerakan kampanye digital masif yang mempromosikan paham ultra-liberalisme. Kampanye ini secara halus mendoktrin generasi muda untuk menolak segala bentuk aturan moral komunal dan menganggap bahwa ideologi negara adalah instrumen kuno yang mengekang kebebasan mutlak individu. Menghadapi ancaman nir-militer yang menyerang ranah kognitif ini, wujud pengamalan bela negara paling esensial yang harus dikedepankan adalah…
A. Mengamalkan unsur cinta tanah air dengan cara memboikot seluruh aplikasi dan produk teknologi yang dikembangkan oleh negara-negara liberal.
B. Meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara dengan cara berfokus penuh pada pencapaian prestasi akademik agar bangsa Indonesia disegani secara internasional.
C. Menjadikan unsur keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara untuk memfilter dan menangkal penetrasi nilai-nilai asing yang merusak jati diri bangsa.
D. Mengedepankan sikap rela berkorban dengan cara menghabiskan waktu luang untuk berdebat dan mematikan situs-situs penyebar paham tersebut di dunia maya.
E. Memperkuat kemampuan awal bela negara secara fisik agar masyarakat selalu siap sedia apabila kampanye digital tersebut bermutasi menjadi konflik sosial.
Pembahasan: C Ancaman ultra-liberalisme yang menolak aturan komunal dan menyerang dasar negara adalah bentuk mutlak dari ancaman ideologis (nir-militer). Untuk menangkal infiltrasi paham asing yang menyerang pola pikir (kognitif), tameng non-fisik yang paling tepat adalah mengamalkan unsur “Meyakini Pancasila sebagai ideologi negara”. Pancasila berfungsi sebagai ‘filter’ (penyaring) agar kita bisa menyerap kemajuan zaman tanpa harus kehilangan kepribadian bangsa.
Soal 54 Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 mengamanatkan bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.” Sering kali masyarakat sipil merasa bahwa urusan pertahanan adalah tugas eksklusif TNI dan Polri. Implikasi hukum dan filosofis dari kata “wajib” bagi warga sipil dalam pasal tersebut adalah…
A. Seluruh warga sipil wajib mengikuti program wajib militer setelah lulus pendidikan dasar.
B. Warga sipil wajib membeli dan menyimpan senjata api untuk berjaga-jaga saat masa perang.
C. Warga sipil memikul tanggung jawab bela negara non-fisik melalui profesinya, dan negara dapat memobilisasi mereka jika negara dalam kondisi darurat perang sesuai undang-undang.
D. Warga sipil berhak menolak panggilan negara jika merasa belum mendapatkan kesejahteraan yang layak.
E. TNI dan Polri dibebastugaskan dari peran non-militer agar fokus pada pertempuran saja.
Pembahasan: C Kata “hak dan wajib” berarti bela negara bukan sekadar anjuran, melainkan kewajiban konstitusional. Di masa damai, kewajiban ini dipenuhi secara non-fisik (melalui profesi/ketaatan hukum). Namun, jika negara dalam keadaan darurat (perang), negara berhak menyelenggarakan mobilisasi sipil sesuai UU (seperti komponen cadangan).
Soal 55 Sering kali kita melihat berita tawuran antarpelajar, vandalisme fasilitas umum, dan sikap apatis pemuda terhadap lingkungan sekitarnya. Hal ini merupakan indikasi krisis identitas dan lunturnya semangat bela negara. Jika pemerintah ingin menanamkan manfaat bela negara untuk menghilangkan sifat-sifat negatif (malas, boros, egois, tidak peduli) pada generasi muda, langkah edukasi yang paling tepat adalah…
A. Menghukum pelajar yang tawuran dengan penjara seumur hidup.
B. Membentuk dan melatih mental, fisik, serta jiwa solidaritas (kebersamaan) melalui kegiatan positif seperti pramuka dan relawan kemanusiaan.
C. Mematikan akses media sosial agar pemuda tidak terpengaruh konten negatif dari luar negeri.
D. Memaksa pemuda bekerja di sektor agrikultur sejak usia dini untuk melatih fisik mereka.
E. Mewajibkan hafalan seluruh pasal UUD 1945 tanpa perlu pemahaman maknanya.
Pembahasan: B Berdasarkan materi tentang “Manfaat Bela Negara”, pendidikan bela negara bermanfaat untuk membentuk sikap disiplin, mental yang tangguh, solidaritas/kesetiakawanan, serta menghilangkan sifat negatif (malas, egois). Hal ini paling efektif dilatih lewat kegiatan ekstrakurikuler kepanduan/sosial.
Soal 56 Seorang dokter muda yang ditugaskan di wilayah pedalaman Papua menemukan bahwa banyak balita di sana menderita gizi buruk dan malaria karena minimnya akses kesehatan. Dokter tersebut menginisiasi program “Perahu Sehat”, yaitu klinik keliling menggunakan perahu kecil untuk menjangkau desa-desa terisolasi meskipun ia harus mempertaruhkan nyawa melewati sungai berarus deras. Tindakan dokter tersebut adalah bentuk aktualisasi bela negara dalam wujud…
A. Bela negara fisik untuk mengusir ancaman separatisme di wilayah timur.
B. Pelaksanaan wajib militer bagi tenaga medis negeri.
C. Bela negara non-fisik melalui pengabdian sesuai profesi yang dijiwai rasa kemanusiaan.
D. Kesadaran berbangsa untuk mendapatkan penghargaan dari organisasi kesehatan dunia.
E. Cinta tanah air dengan mengeksplorasi keindahan alam pedalaman.
Pembahasan: C Dokter tersebut tidak sedang memegang senjata untuk perang (fisik). Ia melakukan upaya penyelamatan dan peningkatan kesejahteraan rakyat secara “non-fisik” melalui keahlian dan pengabdian utuh sesuai profesinya.
Soal 57 Kemampuan awal bela negara tidak hanya diartikan sebagai postur tubuh yang kekar atau kemahiran bela diri. Di zaman modern yang penuh dengan tekanan pekerjaan, stres, dan paparan informasi yang simpang siur, penjabaran dari unsur “Memiliki kemampuan awal bela negara secara Psikis (Mental)” yang paling relevan bagi seorang ASN adalah…
A. Menguasai berbagai macam seni bela diri tradisional dan modern.
B. Menjaga pola makan bergizi dan rajin berolahraga di pusat kebugaran setiap akhir pekan.
C. Memiliki kecerdasan emosional (EQ) yang tinggi, tangguh menghadapi tekanan (resiliensi), dan disiplin menaati aturan kerja.
D. Kemampuan menggunakan berbagai jenis senjata api rakitan untuk pertahanan diri.
E. Mengikuti seluruh kegiatan keagamaan tanpa memedulikan jam kerja kantor.
Pembahasan: C Kemampuan awal bela negara dibagi dua: Fisik (kesehatan/kesamaptaan tubuh) dan Psikis/Mental. Aspek psikis meliputi kecerdasan (intelektual & emosional), ketangguhan mental pantang menyerah, kedisiplinan, dan ulet dalam menghadapi kesulitan kerja.
Soal 58 Klaim kebudayaan Indonesia oleh negara tetangga (seperti klaim atas Batik atau Wayang) sering kali memicu kemarahan masal masyarakat kita. Namun, secara rasional, tujuan utama dari konsep bela negara dalam merespons ancaman pencurian aset tak benda ini sebenarnya dirumuskan untuk…
A. Mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dengan cara memutus hubungan diplomatik dengan negara pengklaim.
B. Menjalankan nilai-nilai Pancasila dengan memaafkan dan memberikan kebudayaan tersebut kepada negara lain.
C. Melestarikan budaya serta menjaga identitas dan integritas bangsa agar warisan tersebut tetap diakui sebagai milik sah Indonesia oleh dunia.
D. Menciptakan aliansi militer baru untuk menekan negara tetangga melalui jalur militer bersenjata.
E. Mengubah kebudayaan lokal menjadi lebih kebarat-baratan agar sulit diklaim oleh negara serumpun.
Pembahasan: C Salah satu dari “Tujuan Bela Negara” yang tertulis jelas di materi adalah “Melestarikan budaya” serta “Menjaga identitas dan integritas bangsa dan negara”. Mempertahankan budaya dari klaim asing adalah wujud menjaga identitas nasional.
Soal 59 Pak Budi adalah seorang pengusaha sukses. Ia taat membayar pajak perusahaan hingga miliaran rupiah setiap tahunnya, meskipun ia tahu beberapa rekannya menggunakan jasa konsultan untuk memanipulasi celah pajak. Pajak yang disetorkan Pak Budi kemudian digunakan pemerintah untuk membangun fasilitas pendidikan dan pertahanan negara. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, tindakan Pak Budi termasuk pengamalan bela negara di lingkungan…
A. Keluarga
B. Sekolah
C. Pekerjaan/Profesi
D. Masyarakat
E. Negara
Pembahasan: E Membayar pajak tepat pada waktunya dan menaati peraturan hukum yang berlaku dalam skala nasional (undang-undang perpajakan) adalah contoh nyata pengamalan sikap bela negara dalam ruang lingkup atau lingkungan bernegara.
Soal 60 Dalam menghadapi pandemi global atau bencana alam berskala besar (seperti gempa bumi atau tsunami), keselamatan bangsa menjadi terancam bukan karena musuh yang kasat mata, melainkan oleh krisis kemanusiaan. Gotong royong yang dilakukan masyarakat untuk membangun dapur umum dan menyalurkan donasi merupakan cerminan bela negara. Hal ini membuktikan bahwa landasan utama bela negara bagi masyarakat sipil bertumpu pada…
A. Kepanikan kolektif akan hancurnya fasilitas negara.
B. Kesadaran akan kewajiban (panggilan jiwa) yang didasari oleh kecintaan kepada NKRI.
C. Harapan untuk mendapatkan kompensasi atau ganti rugi dari pemerintah pusat.
D. Perintah langsung di bawah todongan senjata dari otoritas militer setempat.
E. Ketakutan akan sanksi sosial jika tidak ikut menyumbang di lingkungannya.
Pembahasan: B Berdasarkan materi pengertian bela negara, sikap dan perilaku warga negara dalam upaya pembelaan negara selalu “dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945”. Kata kuncinya adalah “Kesadaran akan adanya kewajiban” yang muncul dari rasa cinta (panggilan jiwa), bukan paksaan atau pamrih.
Soal 61 Perhatikan paragraf berikut! Penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam sistem pendidikan mulai memicu perdebatan sengit di kalangan akademisi. Sebagian guru menganggap AI sangat membantu dalam mempersonalisasi materi belajar siswa secara efektif dan efisien. Di sisi lain, banyak pakar pendidikan yang khawatir teknologi ini justru akan mematikan kemampuan nalar kritis anak karena terlalu terbiasa disuapi jawaban instan. Belum lagi masalah plagiarisme otomatis yang semakin sulit dilacak oleh sistem pemeriksaan tugas tradisional.
Gagasan utama paragraf tersebut adalah…
A. Kekhawatiran pakar pendidikan terhadap menurunnya kemampuan nalar kritis anak.
B. Manfaat kecerdasan buatan untuk mempersonalisasi materi belajar siswa.
C. Perdebatan mengenai penggunaan kecerdasan buatan dalam sistem pendidikan.
D. Kemudahan praktik plagiarisme di kalangan pelajar akibat bantuan AI.
E. Transisi sistem pendidikan tradisional menuju digitalisasi penuh.
Pembahasan: C Paragraf di atas berjenis Deduktif. Kalimat pertamanya (Penggunaan AI memicu perdebatan) merupakan kalimat utama yang cakupannya paling luas. Kalimat-kalimat selanjutnya (pendapat pro dari guru, pendapat kontra dari pakar, dan isu plagiarisme) hanyalah kalimat penjelas yang menjabarkan bentuk “perdebatan” tersebut.
Soal 62 Bacalah teks di bawah ini! Kurangnya asupan serat harian secara terus-menerus dapat memperlambat sistem pencernaan dan memicu sembelit kronis. Selain itu, konsumsi gula buatan berlebih yang tidak diimbangi dengan aktivitas fisik berpotensi besar meningkatkan resistensi insulin dalam darah. Beberapa penelitian medis juga menunjukkan bahwa dehidrasi ringan yang diabaikan berdampak buruk pada penurunan fungsi kognitif otak. Oleh karena itu, menjaga pola makan seimbang dan gaya hidup sehat adalah kunci mutlak untuk mencegah berbagai penyakit degeneratif mematikan.
Ide pokok paragraf di atas terletak pada…
A. Awal paragraf, karena menjelaskan dampak langsung dari kurangnya serat harian.
B. Tengah paragraf, karena menyoroti bahaya resistensi insulin akibat gula.
C. Awal dan akhir paragraf, karena saling menegaskan tentang bahaya penyakit.
D. Akhir paragraf, karena merupakan simpulan dari berbagai dampak buruk gaya hidup yang diuraikan sebelumnya.
E. Seluruh kalimat, karena semuanya membahas isu kesehatan secara umum dan setara.
Pembahasan: D Teks ini menyajikan rincian khusus terlebih dahulu (kurang serat, gula berlebih, dehidrasi), kemudian diakhiri dengan sebuah simpulan yang bersifat umum yang ditandai dengan konjungsi “Oleh karena itu”. Paragraf dengan ide pokok di akhir disebut paragraf Induktif.
Soal 63 Cermati wacana berikut! (1) Produksi kendaraan bermotor roda dua dan empat meningkat tajam setiap tahunnya seiring dengan tingginya permintaan pasar. (2) Harga mobil bekas yang semakin terjangkau dan mudahnya skema cicilan kredit juga mendorong masyarakat untuk terus membeli kendaraan pribadi. (3) Tidak mengherankan jika kemacetan lalu lintas kini menjadi masalah kronis yang melumpuhkan aktivitas ekonomi di kota-kota besar. (4) Waktu tempuh perjalanan dari rumah ke kantor bagi para pekerja komuter bisa membengkak hingga tiga kali lipat. (5) Selain itu, polusi udara yang dihasilkan dari kepulan asap knalpot terus memperburuk kualitas kesehatan pernapasan warga kota.
Berdasarkan letak kalimat utamanya, paragraf tersebut diklasifikasikan sebagai paragraf…
A. Deduktif
B. Induktif
C. Ineratif
D. Campuran (Variatif)
E. Naratif
Pembahasan: C Paragraf Ineratif adalah paragraf yang gagasan utamanya (kalimat utama) berada di tengah-tengah. Kalimat (1) & (2) adalah pengantar (penyebab). Kalimat (3) adalah inti masalahnya (Kemacetan lalu lintas jadi masalah kronis). Sedangkan kalimat (4) & (5) adalah akibat/dampak dari kemacetan tersebut (kalimat penjelas).
Soal 64 Dukungan pemerintah terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan sangat vital dalam memulihkan ekonomi nasional. Melalui berbagai program subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR), para pelaku usaha kecil kini bisa kembali memutar roda produksinya yang sempat mati suri. Pemerintah daerah juga aktif memfasilitasi pelatihan pemasaran digital agar produk UMKM bisa menembus pasar ekspor global. Terbukti, langkah intervensi strategis dari negara sungguh menjadi penyelamat bagi keberlangsungan sektor bisnis kerakyatan di masa krisis.
Gagasan utama pada bacaan di atas adalah…
A. Penyaluran subsidi bunga KUR bagi para pelaku usaha kecil di daerah.
B. Peran vital dukungan dan intervensi negara terhadap pemulihan UMKM.
C. Program pelatihan pemasaran digital untuk menembus pasar ekspor global.
D. Menurunnya omzet sektor bisnis kerakyatan akibat krisis ekonomi makro.
E. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pengusaha mikro dalam berbisnis.
Pembahasan: B Ini adalah paragraf Variatif/Campuran. Kalimat pertama (Dukungan pemerintah vital memulihkan UMKM) dan kalimat terakhir (Intervensi strategis negara jadi penyelamat bisnis kerakyatan) memiliki makna gagasan pokok yang sama persis, hanya dibedakan redaksi kalimatnya saja.
Soal 65 Penemuan eksoplanet baru oleh teleskop James Webb memberikan petunjuk penting mengenai evolusi atmosfer di luar tata surya kita. Planet asing yang berjarak 40 tahun cahaya dari Bumi ini tertutup oleh selubung gas tebal yang didominasi uap air dan metana. Dari data spektrum cahaya inframerah yang dikirim, astronom menyimpulkan bahwa suhu permukaannya mencapai titik didih yang ekstrem. Hal ini secara tak langsung membuktikan bahwa tidak semua planet berbatu memiliki iklim yang stabil seperti planet kita.
Ide pokok bacaan di atas adalah…
A. Kondisi planet berjarak 40 tahun cahaya yang bersuhu didih ekstrem.
B. Petunjuk baru tentang evolusi atmosfer dari penemuan eksoplanet oleh teleskop James Webb.
C. Ketidakstabilan iklim pada planet berbatu di luar galaksi Bima Sakti.
D. Kandungan uap air dan metana pada selubung gas planet ekstrasurya.
E. Kecanggihan teknologi teleskop James Webb dalam meneliti luar angkasa dalam.
Pembahasan: B Kalimat utamanya ada di awal (Deduktif), yaitu mengenai penemuan eksoplanet yang memberi petunjuk evolusi atmosfer. Opsi A, C, dan D sangat spesifik dan merupakan kalimat penjelas dari planet tersebut. Opsi E terlalu melenceng dari konteks utama.
Soal 66 Limbah tekstil yang dihasilkan oleh pabrik industri “fast fashion” kini menjadi penyumbang polusi air terbesar kedua di dunia. Proses pewarnaan kain pabrik berskala besar ini melepaskan berton-ton bahan kimia berbahaya ke aliran sungai yang menjadi sumber air minum bagi penduduk lokal. Pakaian berbahan serat sintetis seperti poliester juga melepaskan partikel mikroplastik beracun setiap kali dicuci menggunakan mesin. Sayangnya, regulasi pemerintah di banyak negara berkembang masih sangat longgar dalam menindak pabrik garmen nakal ini.
Pernyataan di bawah ini yang merupakan gagasan penjelas (BUKAN gagasan utama) dari wacana di atas adalah…
A. Limbah tekstil dari industri “fast fashion” merupakan penyumbang polusi air terbesar.
B. Industri “fast fashion” memicu krisis lingkungan melalui pencemaran air secara global.
C. Proses pewarnaan kain membuang bahan kimia berbahaya ke aliran sungai penduduk.
D. Masalah lingkungan yang ditimbulkan oleh limbah pabrik industri tekstil dunia.
E. Ancaman limbah industri pakaian cepat saji terhadap kualitas air global.
Pembahasan: C Gagasan utama (Deduktif) teks tersebut adalah “Limbah tekstil fast fashion sebagai penyumbang polusi air” (Opsi A, B, D, E adalah variasi gagasan utamanya). Sedangkan opsi C sangat spesifik karena hanya merujuk pada kalimat kedua, sehingga kedudukannya adalah sebagai gagasan penjelas.
Soal 67 Revitalisasi bahasa daerah di Indonesia mendesak untuk segera dilakukan secara sistematis guna mencegah kepunahan warisan budaya tak benda. Saat ini, ratusan bahasa lokal di wilayah Indonesia bagian timur berada dalam status amat kritis karena penutur jatinya yang semakin menua tidak lagi aktif mewariskan bahasa tersebut. Di sisi lain, generasi milenial lebih bangga menggunakan bahasa asing atau bahasa gaul demi kemudahan pergaulan dan mobilitas sosial. Jika dibiarkan tanpa intervensi kurikulum muatan lokal, kekayaan linguistik nusantara akan hilang selamanya.
Gagasan pokok yang ingin disampaikan oleh penulis dalam wacana di atas adalah…
A. Punahnya ratusan bahasa lokal di wilayah timur akibat penutur yang menua.
B. Preferensi generasi milenial dalam menggunakan bahasa gaul demi pergaulan.
C. Kebutuhan mendesak untuk merestorasi/merevitalisasi bahasa daerah guna mencegah kepunahannya.
D. Intervensi kurikulum muatan lokal untuk melestarikan kekayaan nusantara.
E. Tergesernya bahasa daerah oleh bahasa asing di kalangan anak muda perkotaan.
Pembahasan: C Pola paragraf ini adalah Deduktif. Kalimat utamanya berada di awal paragraf (Mendesaknya revitalisasi bahasa daerah untuk cegah kepunahan). Pilihan A, B, D, dan E hanyalah rincian alasan mengapa revitalisasi itu mendesak dilakukan.
Soal 68 (1) Tidur yang cukup dengan kualitas yang baik sangat berperan dalam menjaga keandalan sistem kekebalan tubuh manusia. (2) Saat memasuki fase tidur lelap, tubuh secara aktif memproduksi protein sitokin yang bertugas melawan infeksi dan peradangan. (3) Seseorang yang sering bergadang cenderung lebih rentan terserang penyakit menular seperti flu dan batuk. (4) Konsumsi minuman berkafein tinggi pada sore hari sering kali menjadi penyebab utama gangguan insomnia di kalangan pekerja kantoran. (5) Oleh karena itu, durasi tidur 7 hingga 8 jam per malam wajib dipenuhi agar pertahanan fisik tetap optimal.
Kalimat yang tidak padu (sumbang) sehingga mengganggu kesatuan ide pokok paragraf tersebut adalah kalimat nomor…
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)
Pembahasan: D Ide pokok paragraf tersebut adalah “Peran tidur dalam menjaga kekebalan/imun tubuh” (Kalimat 1). Kalimat 2, 3, dan 5 sangat padu mendukung ide tersebut. Namun, Kalimat 4 tiba-tiba membahas “Penyebab insomnia karena kafein”, yang mana hal ini melenceng dari konteks kekebalan tubuh. Maka kalimat 4 adalah kalimat sumbang.
Soal 69 (1) Budaya membaca masyarakat Indonesia dinilai masih tergolong sangat rendah dibandingkan negara-negara tetangga. (2) Harga buku cetak orisinal yang terus merangkak naik membuat akses literasi bagi kalangan menengah ke bawah semakin terhambat. (3) Fasilitas perpustakaan daerah pun sering kali usang dan tidak didukung dengan pembaruan koleksi buku yang relevan dengan zaman. (4) Di sisi lain, paparan konten video singkat berdurasi hitungan detik di media sosial telah menggerus rentang perhatian generasi muda secara ekstrem. (5) Oleh sebab itu, wajar jika indeks literasi dan tingkat pemahaman teks masyarakat kita sangat memprihatinkan dalam setiap evaluasi global.
Inti pembicaraan (ide pokok) paragraf tersebut terletak pada kalimat ke-…
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)
Pembahasan: E Paragraf di atas memaparkan berbagai fakta spesifik berupa sebab-sebab (budaya baca rendah, harga buku mahal, perpustakaan usang, kecanduan video singkat). Setelah semua sebab dijabarkan, penulis menarik sebuah simpulan umum di akhir paragraf (kalimat ke-5) bahwa “Indeks literasi masyarakat kita memprihatinkan”. Ini adalah contoh murni paragraf Induktif.
Soal 70 Penggunaan pupuk kimia bersubsidi secara terus-menerus selama puluhan tahun telah menyebabkan unsur hara alami dalam tanah pertanian mengering dengan cepat. Siklus panen padi yang biasanya bisa dilakukan tiga kali dalam setahun kini turun drastis menjadi dua kali karena tanah telah kehilangan daya ikat airnya. Biaya produksi yang dikeluarkan petani pun membengkak akibat harus menyemprotkan pestisida dosis tinggi guna melawan hama wereng yang semakin kebal mutasinya. Melihat kondisi kritis lingkungan ini, peralihan massal menuju sistem pertanian organik menjadi solusi mutlak yang harus segera diterapkan demi menyelamatkan ketahanan pangan masa depan.
Gagasan utama paragraf di atas adalah…
A. Menurunnya siklus panen padi akibat penggunaan pupuk kimia yang berkepanjangan.
B. Peralihan menuju sistem pertanian organik sebagai solusi menyelamatkan ketahanan pangan.
C. Membengkaknya biaya produksi petani kecil akibat hama yang kebal terhadap pestisida.
D. Mengeringnya unsur hara tanah pertanian karena kurangnya daya ikat genangan air.
E. Evaluasi kebijakan pemerintah dalam menyalurkan pupuk kimia bersubsidi kepada petani.
Pembahasan: B Penulis memaparkan deretan masalah krusial di bidang pertanian (tanah mengering, panen turun, hama kebal) pada kalimat-kalimat awal. Puncaknya, penulis memberikan solusi/simpulan atas masalah tersebut di kalimat terakhir (Peralihan ke pertanian organik). Karena letak kalimat utamanya di akhir, maka gagasan utamanya adalah opsi B.
Siap laksanakan, Bos! Ini dia kloter pamungkas untuk melengkapi target 80 soal kita.
Materi Tema 8: Kalimat Efektif ini memang butuh ketelitian tingkat dewa. Saya sudah merancang 10 soal (nomor 71 – 80) yang super mengecoh, karena kalimat-kalimat yang disajikan terdengar sangat lumrah dan wajar diucapkan sehari-hari, padahal menyalahi kaidah struktural.
Sesuai instruksi, format spacing (enter) di pilihan gandanya juga sudah saya buat renggang agar rapi dan sedap dipandang mata.
Langsung copy-paste untuk Pediarin:
Soal 71 Cermati pengumuman resmi berikut ini! “Bagi para pelamar kerja yang belum melengkapi berkas administrasi kesehatan diwajibkan untuk segera menyusulkannya ke ruang HRD sebelum jam istirahat.” Kalimat pengumuman tersebut dikategorikan tidak efektif karena melanggar syarat kesatuan gagasan. Cara perbaikan yang paling tepat agar kalimat tersebut menjadi efektif adalah…
A. Kata untuk dihilangkan karena bermakna sama dengan ke.
B. Menghapus kata Bagi di awal kalimat agar subjek kalimat menjadi jelas.
C. Mengganti kata diwajibkan menjadi mewajibkan agar sejajar.
D. Kata para dihapus karena kata pelamar kerja sudah pasti bermakna jamak.
E. Menambahkan tanda koma (,) setelah kata kesehatan sebagai pemisah klausa.
Pembahasan: B Kalimat tersebut melanggar syarat kesatuan gagasan (kalimat tidak bersubjek). Penggunaan kata depan/preposisi (seperti bagi, untuk, ke, dari, di) di awal kalimat akan merusak dan mengaburkan fungsi Subjek. Jika kata “Bagi” dihapus, maka frasa “para pelamar kerja…” akan menduduki fungsi Subjek dengan jelas.
Soal 72 Dalam sebuah rapat evaluasi akhir tahun, direktur perusahaan membacakan target tahun depan: “Langkah-langkah strategis yang harus kita ambil tahun depan meliputi peningkatan kualitas layanan, perluasan jaringan distribusi, dan menekan biaya operasional pabrik secara signifikan.” Kalimat direktur tersebut menyalahi salah satu syarat utama kalimat efektif, yaitu…
A. Kelogisan, karena kualitas layanan tidak logis jika ditingkatkan bersamaan dengan menekan biaya.
B. Kesatuan gagasan, karena kalimat tersebut sama sekali tidak memiliki predikat utama.
C. Kehematan, karena penggunaan kata secara signifikan merupakan bentuk pemborosan kata bersinonim.
D. Kesejajaran, karena terdapat kata kerja di antara rincian lain yang menggunakan bentuk kata benda.
E. Kekoherenan, karena penggunaan konjungsi dan pada akhir rincian tidak tepat sasaran.
Pembahasan: D Kalimat melanggar syarat Kesejajaran (Paralelisme). Jika sebuah kalimat memiliki rincian, bentuk katanya harus setara. Rincian 1 berupa kata benda (pe-ningkat-an), rincian 2 berupa kata benda (pe-luas-an), namun rincian 3 tiba-tiba berupa kata kerja (me-nekan). Agar sejajar dan efektif, kata “menekan” harus diubah menjadi “penekanan”.
Soal 73 Sebuah portal berita daring menulis tajuk utama: “Banyak menteri-menteri negara yang turut hadir dalam acara peresmian bendungan raksasa di wilayah ibu kota baru tersebut.” Kesalahan berbahasa yang membuat tajuk berita di atas menjadi tidak efektif (mubazir) adalah…
A. Ketiadaan objek yang menerima tindakan.
B. Penggunaan kata Banyak dan kata ulang menteri-menteri yang sama-sama menunjukkan makna jamak.
C. Ketidaklogisan subjek yang ditugaskan melakukan peresmian infrastruktur.
D. Pemakaian konjungsi yang di depan predikat sehingga menghilangkan fungsi predikat utama.
E. Pemborosan penggabungan kata turut dan hadir secara bersamaan di tengah kalimat.
Pembahasan: B Kalimat melanggar syarat Kehematan (tidak boleh menjamakkan kata yang sudah jamak). Kata “banyak” sudah bermakna lebih dari satu (jamak). Kata ulang “menteri-menteri” juga bermakna jamak. Menggabungkan keduanya adalah pemborosan yang fatal. Seharusnya cukup: “Banyak menteri negara…” atau “Menteri-menteri negara…”.
Soal 74 Dalam sebuah seminar nasional, seorang pembawa acara (MC) mempersilakan narasumber utama untuk naik ke atas panggung dengan kalimat: “Untuk mempersingkat waktu, kepada Bapak Direktur Utama waktu dan tempat kami persilakan.” Jika ditinjau dari prinsip kelogisan bahasa, kalimat pembawa acara tersebut tergolong tidak efektif karena…
A. Kata kepada di tengah kalimat membuat subjek kalimat hilang.
B. Penggunaan kata waktu dan tempat merupakan pemborosan kata yang saling bersinonim.
C. Waktu tidak dapat dipersingkat dan tempat tidak dapat dipersilakan; yang dipersilakan adalah orangnya.
D. Tidak ada kesejajaran susunan kata antara jabatan Direktur Utama dan kata kami.
E. Kata kami seharusnya diganti dengan saya agar strukturnya lebih baku dan sopan.
Pembahasan: C Syarat Kelogisan menuntut agar makna kalimat masuk akal sehat. Waktu adalah hal yang absolut dan tidak bisa dipersingkat (hanya bisa dihemat/diefisienkan). Selain itu, frasa “waktu dan tempat dipersilakan” tidak masuk akal karena yang disuruh maju adalah subjek (orang/Bapak Direktur Utama), bukan waktu atau tempatnya.
Soal 75 Perhatikan wacana berikut! “Istri manajer operasional yang baru saja dimutasi ke kantor cabang Surabaya itu ternyata merupakan lulusan universitas terkemuka di Eropa.” Kalimat tersebut dikategorikan cacat dan tidak efektif karena melanggar syarat kekoherenan. Dampak langsung dari pelanggaran tersebut bagi pembaca adalah…
A. Tidak dapat menemukan kesesuaian antara subjek dan predikat yang terlalu jauh.
B. Timbulnya makna ganda (ambigu) mengenai siapa figur yang sebenarnya baru saja dimutasi ke Surabaya.
C. Merasa frasa ternyata merupakan terlalu bertele-tele dan menyalahi asas ejaan.
D. Kebingungan karena tidak adanya keterangan waktu yang rinci mengenai kapan mutasi terjadi.
E. Kehilangan jejak subjek akibat penggunaan kata hubung yang secara berlebihan.
Pembahasan: B Kekoherenan berarti kepaduan dan kesatuan makna yang logis sehingga tidak ada bias/keambiguan (taksa). Pada kalimat di atas, pembaca akan bingung menafsirkan siapa yang dimutasi: Apakah “Istri dari manajer operasional (istrinya yang dimutasi)” ataukah “Istri dari (manajer operasional yang baru dimutasi)”.
Soal 76 Di antara kelima kalimat di bawah ini, manakah yang merupakan kalimat efektif, terstruktur dengan benar, dan memenuhi seluruh syarat kaidah kebahasaan tanpa cela?
A. Karena harga bahan pokok melambung tinggi, maka daya beli masyarakat menengah ke bawah semakin menurun.
B. Makalah ilmiah ini akan membahas tentang dampak negatif penggunaan gawai berlebih pada balita.
C. Pada hari minggu, seluruh warga desa mengadakan kerja bakti saling tolong-menolong membersihkan selokan utama.
D. Pembangunan jembatan gantung di atas sungai itu bertujuan untuk mempermudah akses transportasi warga antardesa.
E. Bagi semua mahasiswa-mahasiswa baru wajib mengikuti kegiatan orientasi pengenalan kampus esok hari.
Pembahasan: D Opsi D adalah satu-satunya kalimat yang sempurna (S-P-O-K jelas, logis, dan hemat). Kesalahan opsi lain: (A) Penggunaan konjungsi ganda yang mubazir “karena… maka…”. (B) Mubazir kata “tentang” setelah kata kerja “membahas”. (C) Mubazir (pleonasme) pada kata “saling” dan “tolong-menolong”. (E) Subjek kabur karena diawali “Bagi”, dan jamak ganda pada “semua mahasiswa-mahasiswa”.
Soal 77 Dalam dokumen laporan pertanggungjawaban dinas, tertulis sebuah kalimat: “Tujuan daripada diadakannya program pelatihan kepemimpinan ini adalah agar supaya para pegawai dapat meningkatkan kompetensi manajerialnya.” Perbaikan kalimat di atas agar menjadi efektif dan memenuhi syarat kehematan adalah…
A. Tujuan diadakannya pelatihan kepemimpinan ini adalah agar supaya pegawai dapat meningkatkan kompetensi manajerialnya.
B. Tujuan daripada diadakannya pelatihan ini agar para pegawai dapat meningkatkan kompetensi manajerialnya.
C. Tujuan diadakannya program pelatihan kepemimpinan ini adalah supaya para pegawai dapat meningkatkan kompetensi manajerialnya.
D. Tujuan diadakannya program pelatihan kepemimpinan ini adalah agar supaya para pegawai-pegawai dapat meningkatkan kompetensi manajerialnya.
E. Daripada diadakannya program pelatihan ini, tujuannya adalah supaya pegawai dapat meningkatkan kompetensi manajerialnya.
Pembahasan: C Terdapat dua pemborosan fatal pada kalimat asli. Pertama, penggunaan kata “daripada” tidak tepat karena “daripada” hanya digunakan untuk membandingkan dua hal. Kedua, penggunaan kata “agar” dan “supaya” bersamaan sangat mubazir karena keduanya adalah sinonim. Kita hanya boleh memilih salah satu (agar saja, atau supaya saja).
Soal 78 Cermati penggalan teks deskripsi berikut! “Gedung rumah sakit daerah yang baru saja diresmikan secara langsung oleh menteri kesehatan pada hari senin pekan lalu dengan fasilitas operasi bertaraf internasional.” Saat dibaca, kalimat tersebut terasa janggal dan belum selesai. Hal ini dikarenakan kalimat tersebut menyalahi syarat kesatuan gagasan, yaitu…
A. Tidak memiliki objek penderita untuk dikenai tindakan oleh subjek.
B. Terjadinya pemborosan pada kata keterangan waktu hari senin dan pekan lalu.
C. Kehilangan unsur predikat utama akibat penyisipan konjungsi perluasan yang tepat di belakang subjek utama.
D. Penggunaan huruf kapital yang salah pada penulisan frasa menteri kesehatan.
E. Rincian fasilitas internasional yang tidak disebutkan secara spesifik sehingga menyalahi unsur kelogisan.
Pembahasan: C Sering kali pembuat soal TIU menjebak peserta dengan kalimat yang sangat panjang. Kenyataannya, sepanjang apa pun kalimat tersebut, jika dibelakang Subjek langsung ditambahkan kata “yang”, maka seluruh rentetan kalimat di belakangnya itu akan melebur menjadi perluasan Subjek saja (Frasa Nomina). Kalimat tersebut secara sintaksis tidak memiliki Predikat yang menjelaskan apa tindakan subjek tersebut.
Soal 79 Sebuah artikel berita daring menuliskan opini pengamat dengan kalimat: “Sebuah jurnal kesehatan kenamaan di Eropa mengatakan bahwa kandungan purin pada sayur kangkung mentah ternyata amat sangat rendah.” Menurut kaidah kelogisan kalimat efektif, redaksi kalimat pengamat tersebut salah karena…
A. Benda mati atau institusi abstrak seperti “jurnal kesehatan” tidak dapat melakukan tindakan fisik “mengatakan” layaknya seorang manusia.
B. Fakta biologis menyatakan bahwa sayur kangkung tidak mengandung zat purin sama sekali.
C. Penggunaan penumpukan kata amat sangat secara berurutan merupakan pelanggaran mutlak kaidah ejaan.
D. Ketiadaan subjek (pelaku utama) yang jelas di awal frasa kalimat tersebut.
E. Tidak ada kesesuaian antara subjek dan predikat dalam penyampaian kalimat berbentuk pasif.
Pembahasan: A Syarat kelogisan menuntut kalimat agar masuk akal. Jurnal (sebagai benda mati/tulisan) tidak memiliki mulut untuk “mengatakan” sesuatu. Kalimat yang efektif dan logis seharusnya menggunakan kata “memaparkan”, “menuliskan”, “mengemukakan”, atau diubah strukturnya menjadi “Di dalam jurnal kesehatan… disebutkan bahwa…”.
Soal 80 Dalam sebuah percakapan resmi di lingkungan kantor, seorang manajer memberikan instruksi kepada asistennya: “Setelah menaruh berkas ini di lantai dasar, kamu segera naik ke atas menggunakan lift VIP untuk meninjau ruangan rapat yang baru selesai direnovasi.” Unsur pemborosan kata (pleonasme) yang membuat instruksi manajer tersebut tidak efektif secara gramatikal terdapat pada frasa…
A. lantai dasar
B. ruangan rapat yang baru
C. segera naik ke atas
D. menggunakan lift VIP
E. selesai direnovasi
Pembahasan: C Dalam kaidah kehematan kata, dilarang menambahkan kata keterangan arah yang sifatnya sudah mutlak bawaan dari kata kerjanya. Kata “naik” secara harfiah sudah pasti pergerakannya menuju “ke atas”, sama halnya dengan “turun ke bawah” atau “mundur ke belakang”. Oleh karena itu, frasa “naik ke atas” adalah sebuah pemborosan (pleonasme).
Uji Kemampuanmu Sekarang!
Membaca teori saja tidak cukup untuk menaklukkan TWK di SKD CPNS. Kamu harus membiasakan diri dengan format soal dan ujian simulasi CAT, serta manajemen waktu.
Sudah paham dengan kata kunci Implementasi Pancasila di atas? Ayo, uji pemahamanmu dengan mengikuti Tryout CAT CPNS 2026 di Pediarin (Gratis)! Simulasikan ujianmu sekarang dan lihat apakah kamu bisa meraih skor maksimal di bagian TWK.